Thursday, February 23, 2017

Perintah Allah untuk Makan Makanan yang Baik



Sekarang sangat banyak orang yang mencari harta tapi tidak mengindahkan halal dan haramnya. Yang halal pun terkadang tidak diproduksi dengan baik. Dalam arti, memproduksi makanan yang tidak memiliki standar mutu dan bergizi bagi kesehatan kita.

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 168, Allah SWT telah memanggil semua manusia untuk tidak makan kecuali yang halal & baik.

يَاأَيُّهاَ النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي اْلأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّبًا وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

"Wahai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan; karena sesungguhnya syaithan adalah musuh yang nyata bagimu." (QS. 2:168)

Pilihlah makanan yang bergizi, memiliki mutu kesehatan. Sebab itu menguatkan tubuh. Jika tubuh kuat, maka kita mampu menunaikan semua kewajiban dengan sempurna. Tidak sekedar bergizi dan bermutu, akan tetapi juga halal. Cara mendapatkannya pun harus dengan cara yang halal. Inilah cara sehat secara Islami. Menyehatkan rohani menguatkan jasmani.

Perintah Allah untuk Makan Makanan yang Baik dan Halal

Ternyata nilai sebuah makanan itu sangat penting dalam Islam! Bahkan sebelum memerintahkan kita untuk mengerjakan amal shalih, Allah lebih dulu memerintahkan kita untuk mengonsumsi makanan baik dan halal. Sebab dalam ajaran islam, makanan yang kita konsumsi memberi pengaruh yang kuat terhadap beragam amal yang kita kerjakannya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
"Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mukminun: 51)
Perhatikan selalu makanan kita agar hanya makanan baik dan halal yang kita konsumsi!


EmoticonEmoticon