Saturday, February 25, 2017

Anak Suka Minta Belikan Ini Itu


Mungkin saja apa yang anak-anak minta saat ini masih ringan, hanya berupa mobil-mobilan atau boneka barbie. Tapi kalau terus-menerus kita belikan tanpa mendidik mereka hal yang seharusnya mereka ketahui, maka ketika mereka dewasa, permintaannya akan makin mengerikan. Ada anak remaja yang minta dibelikan tiket ke luar negeri meskipun orangtuanya baru saja menjalankan operasi tumor. Ada yang mogok tak ingin kuliah kalau tidak dibelikan motor gede. Ada yang meraung-raung atau kabur dari rumah untuk protes karena tidak dibelikan mobil sport yang diinginkannya.

Maka, kita pelajari yang saya kutif dari ummi online, coba lakukan ini ketika anak-anak kita minta dibelikan ini dan itu:

  1. Jika anak masih usia 3-5 tahun. Pelajaran yang harus diberikan orangtua adalah: Kita harus menunggu untuk membeli sesuatu yang kita inginkan. Menurut Beth Kobliner, penulis buku Get a Financial Life, ini adalah konsep yang sulit dipelajari oleh siapapun, dengan usia berapapun. Akan tetapi orangtua harus mengajarkannya. Bukannya tidak dibelikan, tapi belajarlah menunggu terlebih dulu, bisa dengan menabung setiap hari, atau setidaknya minta anak bersabar selama beberapa waktu, misalnya 1 bulan, untuk mendapat barang yang mereka inginkan. Dengan mengajarkan hal ini, anak tidak akan menggebu-gebu memperturutkan nafsunya untuk membeli sesuatu. Lagipula sering kali anak akan tersadar bahwa barang yang dia inginkan tersebut sudah tidak menarik lagi, maka dalam waktu sebulan tersebut ia akan memikirkan barang lain yang lebih penting dibeli.
  2. Jika anak usia 6-10 tahun. Berikan pelajaran bahwa jumlah uang terbatas, maka mereka harus belajar membuat prioritas barang apa yang perlu dibeli lebih dulu. Misalnya, beritahukan bahwa bulan ini Bunda punya uang 50ribu, apakah ada yang adik ingin beli, coba dibuat daftar apa saja yang ingin dibeli, dan beri tanda mana yang paling penting dibeli terlebih dulu.
Hati-hati Sahabat pembaca, salah mendidik di masa kecil, bisa menjadi boomerang di waktu putra-putri kita remaja dan dewasa. 


EmoticonEmoticon