Minggu, 22 Januari 2017

Suami Wajib Belajar tentang Kepemimpinan dalam rumah tangga

Di dunia ini ada dua jenis pemimpin. Pertama adalah pemimpin yang baik, contohnya seperti nabi Muhammad saw. Kedua adalah pemimpin yang tidak baik, misalnya Stalin atau Hitler. Lalu, qawwam ini termasuk pemimpin yang mana? Jika Alquran berbicara tentang pemimpin, pemimpin mana yang dimaksud?



“Qowwam “ menurut Imam Qurthubi artinya melakukan sesuatu dan bertanggung jawab terhadapnya dengan cara menjaganya  dengan kesungguhan. Maka tanggung jawab laki-laki terhadap perempuan ada dalam batasan tersebut. Yaitu dengan  mengurusi, mendidik, dan menjaga di rumahnya dan melarangnya untuk keluar jika tanpa ada keperluan.


Ternyata, pemimpin yang dimaksud oleh Alquran adalah pemimpin yang baik. Hal ini perlu diperjelas karena di zaman modern, banyak suami yang menyalahgunakan dalil Alquran kepada istrinya. Saat istri meminta penjelasan atas keputusan suami terhadap suatu hal, suami malah membentak istri dan mengatakan istri harus patuh. Mungkin dia tidak tahu bahwa Rasulullah pun berdiskusi dengan istrinya.

Ishom bin Muhammad Syarif berkata, kepemimpinan laki- laki terhadap perempuan bukan seperti kepemimpinan militer atau administrasi yang menyuruh dan melarang tanpa mengikutsertakan anggota rumahtangga. Akan tetapi, kepemimpinan tersebut lebih cenderung kepada kepemimpinan yang dijalankan melalui musyawarah, saling memamahami, dan saling merelakan.

Suami Wajib Belajar tentang Kepemimpinan

Wahai ayah, jika istri wajib menaati Anda sebagai pemimpin rumah tangga, maka Anda sebagai suami juga harus menjadi pemimpin yang pantas ditaati.

Sebagai suami, Anda perlu belajar tentang kepemimpinan Rasulullah saw, para sahabatnya, maupun konsep-konsep kepemimpinan secara umum. Jangan sampai kita menjadi pemimpin bobrok yang tidak pantas untuk ditaati, tapi malah meminta istri kita untuk taat kepada kita. Apalagi sampai membawa-bawa dalil Alquran untuk membenarkan perilaku kita.

Pelajarilah bagaimana Rasulullah saw dan para sahabatnya memimpin keluarga dan masyarakatnya. Kunci kepemimpinan adalah karakter dan keteladanan. Dan sungguh Allah sendiri telah menjamin bahwa karakter nabi adalah karakter yang pantas kita teladani (termasuk dalam segi kepemimpinan).

Sudahkah karakter dan keteladanan Anda, wahai suami, membuat Anda layak ditaati oleh istri Anda?

Artikel Terkait

Suami Wajib Belajar tentang Kepemimpinan dalam rumah tangga
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email