Monday, January 30, 2017

Mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar




Islam adalah agama sempurna dan mengajarkan prinsip-prinsip kehidupan dengan sangat baik. Salah satu prinsip yang diajarkan oleh Islam adalah sabar. Allah sendiri berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (Al Baqarah: 153)
Nabi sendiri telah bersabda, “Kesabaran itu adalah cahaya.” (HR. Muslim no. 223).

Namun, apa yang dimaksud dengan sabar? Apakah sabar berarti tidak bertindak apa-apa saat anak perempuan kita dijahili oleh lelaki asing entah dari mana.

Baca juga : Shalat 5 waktu lah di masjid dan ajak anak Anda.

Menurut Ibnu Qayyim, sabar secara umum mempunyai makna ‘menahan diri’. Sedangkan para ulama membagi sabar menjadi tiga bentuk,
  1. Sabar dalam menjalani ketaatan. Misalnya anak kita bandel. Sebagai orangtua yang sabar, kita tetap perlu mendidik dia dan mendoakannya setiap malam agar ia menjadi anak yang soleh dan solehah. Mengapa? Selain karena kita mencintai anak kita, kita juga diwajibkan oleh Allah untuk mengurus anak kita. Maka kita perlu tetap sabar dalam mendidik anak kita. 
  2. Sabar dalam menjauhi kemaksiatan. Jika anak kita bandel, jangan sampai kita mendoakannya dengan keburukan. Mendoakan anak kita dengan keburukan adalah sesuatu yang tidak baik. Maka, implementasi sabar dalam poin ke-2 ini adalah sabar untuk tidak mendoakan anak kita dengan keburukan (walaupun ia bandel dan menyusahkan kita sebagai orangtua). 
  3. Sabar dalam menghadapi musibah. Misalnya, suatu ketika anak Anda yang bandel itu kecelakaan. Walaupun itu adalah kabar buruk, jangan sampai Anda sebagai orangtua lepas kendali dan memaki-maki Allah. Tetaplah tenang, ucapkan doa yang tulus supaya anak Anda segera sembuh, dan yakinlah bahwa ada hikmah dalam setiap kejadian yang Allah takdirkan.
Mengeluh Kepada Allah?
Namun, apakah menjadi seorang yang sabar berarti kita dilarang mutlak untuk mengeluh? Jika kita mengeluh kepada manusia untuk meminta solusinya, menurut para ulama itu tidak masalah. Bukankah para sahabat juga sering mengeluh kepada Rasulullah saw atas masalah-masalah mereka? Rasulullah saw tekun mendengarkan mereka. Rasulullah saw tidak menolak curhat para sahabat, bahkan beliau memberikan solusi.

Baca juga : 8 Pengingat Sederhana Demi Memunculkan Rasa Syukur

Bagaimana jika kita mengeluh kepada Allah, apakah itu berarti kita tidak sabar? Menurut para ulama, justru mengeluh dan berdoa kepada Allah itu dianjurkan. Nabi Yaqub sendiri telah mengajarkan kita,
“Ya’qub menjawab, ‘Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kalian tiada mengetahuinya’.” (Yusuf: 86)


EmoticonEmoticon